Peta Jalan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2023 – 2030

Kementerian PPN/Bappenas telah meluncurkan revisi roadmap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2023–2030. Dokumen strategis ini menjadi landasan penting untuk menghadapi tantangan kompleks dalam mencapai target agenda 2030. Dengan mengintegrasikan analisis mendalam, pembelajaran dari monitoring sebelumnya, serta mempertimbangkan dampak faktor eksternal seperti pandemi COVID-19, roadmap ini hadir sebagai panduan yang dinamis dan responsif.
Mengapa Roadmap SDGs Diperlukan?
Dunia sedang berkejaran dengan waktu untuk mencapai target SDGs. Namun, krisis global seperti pandemi telah membawa tantangan baru yang mengancam kemajuan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, revisi roadmap ini menjadi krusial untuk:
- Menyediakan navigasi yang terarah bagi pemangku kepentingan dalam melaksanakan SDGs.
- Melacak kemajuan indikator SDGs secara nasional dan provinsi.
- Menguatkan kolaborasi Pentahelix, melibatkan regulator, akademisi, masyarakat sipil, dunia usaha, dan media dalam implementasi SDGs.
Langkah Strategis dalam Roadmap
Roadmap ini dirancang dengan pendekatan berbasis data dan analisis mendalam. Beberapa langkah kunci dalam prosesnya meliputi:
- Analisis Keterkaitan SDGs:
Mengumpulkan data indikator dari seluruh provinsi, mengukur kinerja indikator berdasarkan Revealed Comparative Advantage (RCA), serta menghitung proximity, centrality, dan density untuk menentukan prioritas indikator SDGs. - Strategi Pembiayaan:
Dalam kerangka kerja Integrated National Financing Framework (INFF), roadmap ini mengidentifikasi kebutuhan dan strategi pembiayaan yang jelas untuk setiap indikator SDGs. - Konkret dan Terukur:
Setiap target SDGs disertai langkah konkrit, analisis kekuatan dan tantangan, serta rekomendasi implementasi, memastikan roadmap ini dapat dioperasionalkan di tingkat nasional dan daerah. - Pengklusteran Kebijakan Prioritas:
Kebijakan dirancang berdasarkan keterkaitan indikator SDGs, menciptakan efisiensi dan dampak sinergis antar program.
Panduan untuk Tujuh Tahun Mendatang
Dengan tujuh tahun tersisa hingga 2030, roadmap ini menjadi panduan penting untuk menjaga momentum dan memastikan keberlanjutan kemajuan. Tidak hanya menetapkan tujuan, dokumen ini juga menawarkan:
- Perhitungan kebutuhan pembiayaan, memberikan gambaran konkret tentang dana yang dibutuhkan untuk mencapai target SDGs.
- Strategi pembiayaan, memastikan sumber daya dapat dimobilisasi secara efektif melalui berbagai skema, termasuk kolaborasi sektor publik dan swasta.
Harapan dan Masa Depan SDGs di Indonesia
Revisi roadmap ini membawa harapan besar: Indonesia dapat mewujudkan agenda SDGs dengan pendekatan yang lebih strategis dan terukur. Dengan kerja sama semua pemangku kepentingan, Indonesia tidak hanya dapat menghadapi tantangan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan meski di tengah dinamika global.
sumber :
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




